Menelusuri Lorong Waktu Hotel-Hotel Angker

Peninggalan Kolonial Belanda di Indonesia

Share on social media

Misteri selalu menyelimuti bangunan-bangunan tua. Terlebih, bangunan-bangunan ini merupakan saksi bisu sejarah kolonial yang dinding-dindingnya mungkin menyimpan kenangan pahit, konflik, dan cerita tak terungkap. Di beberapa kota di Indonesia, hotel-hotel mewah peninggalan Belanda tidak hanya menawarkan kemewahan arsitektur, tetapi juga kisah-kisah mistis yang telah melekat menjadi cerita rakyat. Mari kita telusuri kumpulan hotel bersejarah yang dikenal angker ini, tempat di mana sejarah dan supranatural seolah menyatu.

1. Hotel Majapahit (d/h Hotel Oranje), Surabaya

Hotel Majapahit
Sebuah hotel yang terletak di Jalan Tunjungan nomor 65, Surabaya

Sejarah: Pengusaha Belanda membangun hotel ini pada 1910 dengan nama Hotel Oranje. Hotel ini menjadi saksi langsung peristiwa heroik Insiden Perobekan Bendera pada 1945.
Nuansa Mistis: Tamu dan staf sering melaporkan penampakan sosok noni Belanda di lorong-lorong tua. Selain itu, suara langkah kaki di koridor sepi dan rasa dingin mendadak kerap menghantui area tertentu. Banyak yang meyakini bahwa ruang bawah tanah dan sayap tua hotel menyimpan energi dari gejolak masa revolusi.

2. Hotel Savoy Homann, Bandung

Hotel Savoy Homann
Hotel Savoy Homann Jalan Asia Afrika di Bandung pada tahun 1988 dan sekarang.⠀

Sejarah: Hotel ini telah berdiri sejak 1880 dan mengalami renovasi besar dengan gaya art deco pada 1939. Pada masa kejayaannya, para petinggi dan bangsawan Eropa kerap menginap di sini.
Nuansa Mistis: Cerita paling terkenal mengisahkan tentang penampakan “Noni Belanda” di Lantai 3. Sosok wanita berambut panjang dan berbusana putih itu sering terlihat melayang atau berdiri di ujung koridor. Tidak hanya itu, beberapa tamu juga mendengar suara tawa dan bisikan dalam bahasa Belanda di malam hari.

3. Hotel Salak The Heritage, Bogor

hotel salak bogor
Hotel Dibbets te Buitenzorg, ca 1910, ,., Hotel Salak The Heritage, jl Ir H Juanda, Bogor, 2019

Sejarah: Pengelolaan keluarga Dibbets membuat hotel yang berdiri tahun 1856 ini sangat tersohor pada masanya. Arsitektur bergaya kolonial klasiknya masih terawat dengan baik.
Nuansa Mistis: Hotel ini memiliki reputasi sebagai salah satu tempat paling angker. Banyak orang melihat penampakan wanita Belanda berjas hujan yang muncul di lorong dan tangga tua. Bahkan, suara musik orkestra dari masa lampau kadang terdengar memenuhi ruangan. Kamar 308 menjadi salah satu lokasi yang paling sering dibicarakan dalam cerita-cerita misteri ini.

4. Hotel Inna Dharma Deli, Medan

Hotel Salak Bogor 1910
Hotel de Boer/Inna Dharma Deli Hotel dan Kantor Pos Besar Medan di Medan pada tahun 1915-1940 dan sekarang

Sejarah: Hotel De Boer, nama awalnya, telah menjadi ikon Kota Medan sejak 1898. Tempat ini menjadi pusat kehidupan sosial elite kolonial di Sumatera.
Nuansa Mistis: Sebagai bangunan tua yang sangat besar, cerita mistisnya sangat beragam. Pengunjung melaporkan penampakan roh perempuan Belanda di area ballroom. Selain itu, suara derap kaki kuda dan kereta kuda seolah terdengar dari halaman yang dahulu berfungsi sebagai tempat pemberhentian kereta.

5. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu
Potret perbandingan suasana Lawang Sewu Semarang, pada tahun 1950 dan 2013

Catatan: Meski bukan hotel, kompleks bekas kantor kereta api Belanda ini terlalu ikonik untuk dilewatkan. Pemerintah kolonial membangunnya sebagai kantor pusat perkeretaapian.
Nuansa Mistis: Legenda Lawang Sewu telah mendunia. Misalnya, kisah tentang penampakan noni Belanda dan serdadu tanpa kepala di lorong bawah tanah menjadi cerita turun-temurun. Masyarakat meyakini bahwa lorong bawah tanah yang lembap itu pernah menjadi tempat penyiksaan pada masa pendudukan Jepang.


Akar dari Kisah-Kisah Angker: Sejarah dan Persepsi

Para ahli paranormal dan sejarawan sering memberikan perspektif yang menarik mengenai fenomena ini. Pertama, bangunan-bangunan ini menyaksikan langsung masa kejayaan, penderitaan, perang, dan kematian. Energi emosional dari peristiwa tragis tersebut diyakini “terekam” di dalam dindingnya. Selanjutnya, beberapa hotel mengalami perubahan fungsi yang kelam, seperti menjadi markas militer atau rumah sakit darurat pada masa perang, yang meninggalkan memori kolektif akan penderitaan. Di sisi lain, arsitektur kolonial dengan lorong panjang, langit-langit tinggi, dan pencahayaan remang-remang secara alami menciptakan atmosfer yang misterius. Terakhir, folklore dan sugesti memainkan peran besar. Cerita angker yang terus beredar dari generasi ke generasi memperkuat kepercayaan dan membuat orang lebih sensitif terhadap kejadian-kejadian tidak biasa di lokasi tersebut.

Penutup: Melestarikan Warisan, Memahami Misteri

Pada akhirnya, hotel-hotel ini merupakan harta warisan arsitektur dan sejarah yang tak ternilai. Kisah-kisah angker yang melekat memang menjadi bagian dari warna lokal dan daya tarik tersendiri. Namun, kita harus menyikapinya dengan bijak sebagai bagian dari narasi sejarah yang lebih luas.

Bagi para penggemar wisata sejarah dan paranormal, menginap di hotel-hotel ini menawarkan pengalaman yang unik. Anda tidak hanya sekadar tidur di sebuah kamar, tetapi juga “menyentuh” sepotong sejarah Indonesia yang penuh lapisan kisah. Jadi, siapkah Anda untuk menjelajahi lorong waktu dan merasakan getarannya sendiri?

Loading

hai pengunjung👋
Senang bertemu denganmu.

Daftar gtratis untuk menerima konten artikel menarik di kotak email masuk Anda setiap bulan.

Kolom ini wajib diisi.

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

0 0 suara
Article Rating
Tampilkan Lebih Banyak

R.TOFAN

Ilmu pengetahuan tidak lagi hanya berdebu di rak buku; ia kini mengalir di sela jempol dan layar. Jangan remehkan apa yang kamu baca di website, karena jendela dunia kini berbentuk digital
Berlangganan
Memberitahukan tentang
guest
0 Comments
Terbaru
Tertua Paling Banyak Dipilih
Umpan Balik Langsung
Lihat semua komentar

Artikel Terkait

Tombol kembali ke atas
0
Saya ingin mendengar pendapat Anda, silakan berkomentar.x